Sosialisasi Penerapan Media Komunikasi Edukatif Dalam Mendukung Implementasi K3 Di BRMP Aceh
[Banda Aceh, 14 November 2025] Bertempat di Ruang Rapat Program dan Evaluasi Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerapan Media Komunikasi Edukatif Dalam Mendukung Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di Laboratorium BRMP Aceh pada Kamis, 13 November 2025.
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dari pelaksanaan aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pertanian Tahun 2025, yang dilaksanakan oleh Muhammad Mersa dengan bimbingan dari mentor Didi Darmadi.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pegawai laboratorium terhadap pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Media komunikasi edukatif digunakan sebagai sarana penyampaian pesan yang efektif agar informasi terkait K3 dapat tersampaikan secara menarik dan mudah dipahami oleh seluruh pegawai.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh koordinator laboratorium Rini Andriani bersama seluruh staf Laboratorium BRMP Aceh dan berlangsung dalam dua sesi. Pada sesi pertama, Muhammad Mersa menyampaikan materi mengenai konsep media komunikasi edukatif serta penerapannya dalam mendukung implementasi K3 di laboratorium. Pemateri juga menjelaskan bagaimana media komunikasi edukatif dalam bentuk poster, stand banner dan video pendek dapat menjadi alat efektif dalam membangun budaya kerja yang aman dan meningkatkan kesadaran terhadap risiko kerja di laboratorium.
Sesi kedua dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pemateri. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan, saran, dan berbagi pengalaman seputar penerapan K3 di laboratorium BRMP Aceh. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan komunikatif, menunjukkan antusiasme peserta terhadap pentingnya penerapan K3 serta manfaat penggunaan media komunikasi edukatif.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, pegawai laboratorium diharapkan dapat lebih memahami pentingnya penerapan K3 serta termotivasi untuk terus menjaga keselamatan dan kesehatan dalam setiap aktivitas kerja.